Sabtu, 06 Februari 2016

latihan mengenal nada dan melatih feeling bermusik

Kali ini saya mau share tentang teori Solfegio dalam dunia musik karena tidak semua orang yang bisa bermain gitar itu bisa bernyanyi atau mengenal nada (Notes feeling) namun pengenalan nada sangat diperlukan ketika seorang gitaris ingin membuat suatu komposisi
yang berisi melodi-melodi yang berasal dari otak mereka. Fungsi solfegio sangat diperlukan untuk merasionalisasikan nada-nada yang ada menjadi suatu komposisi musik yang memiliki nilai tersendiri.

berikut ini penjelasan tentang solfegio:

dikutip dari Wikipedia is a singing technique used to teach pitch. Solfège is usually taught during several years of undergraduate university musical study The system of arranging the scale by the names do, re, mi, fa, sol, la, si, by which singing is taught; a singing exercise upon these syllables. Solfegio adalah latihan kemampuan pendengaran
atau ketajaman pendengaran musik, baik ketepatan ritmik maupun ketepatan nadanya. Menurut Stanly yang dikutip Sumaryanto (2005:40) dikatakan Solfegio adalah istilah yang
mengacu pada menyanyikan tangga nada, interval dan latihan-latihan melodi dengan sillaby zolmization yaitu, dengan menyanyikan solmisasi (do,re,mi,dst) dan kemudian dikembangkan
dengan menempatkan huruf vokal (a,i,u,e,o) sebagai ganti solmisasi.
Solfegio juga dapat diartikan sebagai ilmu dalam memahami interval musik dan notasi. Solfegio bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang
jarak nada satu ke nada yang lain dengan cara menyanyikan berbagai macam bentuk notasi, dengan menyanyikan interval nada yang berbeda- beda. Biasanya solfegio diajarkan dengan latihan-latihan menyanyikan solmisasi yang terus
bertambah tingkat kesulitannya.
Dalam perkembangannya solfegio bukan hanya menyanyi saja tetapi juga mendengar dan membaca nada. Kemampuan membaca nada disebut dengan Sight Reading, kemampuan mendengar nada disebut dengan Ear Training, sedangkan kemampuan menyanyi disebut dengan Sight Singing.
Sight Reading adalah membaca not tanpa persiapan atau kesanggupan sekaligus untuk membaca dan memainkan notasi musik yang
belumpernah dikenal sebelumnya (sering disebut dengan istilah prima vista ). Fungsi sight reading selain untuk meningkatkan kemampuan membaca
dan menambah pengetahuan tentang bahasa musik juga berfungsi untuk menemukan hal–hal baru dalam musik dan memberikan kenikmatan dalam
bermusik bagi pemain atau penyaji musik hingga pada tingkat ketrampilan mahir. Ada dua pendekatan dalam melatih sight reading, yaitu :
dengan memainkan lagu yang mudah dengan tempo yang sebenarnya,
dengan lagu yang sulit dalam tempo yang sangat lambat.
kemampuan membaca not (sight reading) dalam tiga indikator, yaitu :
kemampuan membaca ritme/irama,
kemampuan membaca melodi/rangkaian nada, kemampuanmembaca kord/ keselarasan gabungan nada.
Ear Training adalah latihan kemampuan
mendengar. Ear Training adalah latihan
pendengaran secara sistematis, latihan vokal tanpa perkataan dan hanya dengan suku kata terbuka. Latihan pendengaran tersebut dilakukan
dengan cara menselaraskan dengan not- not yang dihadapi. Dengan terbiasanya mendengar secara
bertahap, maka bayangan nada/not dari suatu lagu yang didengar akan dapat dibayangkan besar kecilnya dan tepat tidaknya lompatan nada. Manusia normal sejak lahir sudah dibebani dengan kemampuan reaksi terhadap bunyi atau musik, sehingga tanpa kegiatan mendengar manusia tidak dapat memberikan reaksi terhadap
rangsangan yang membentuk bunyi.
Latihan pendengaran musik biasanya dilakukan dalam bentuk dikteyang berupa nada yang dinyanyikan kemudian ditirukan, yang sebelumnyadidahului dengan latihan pendengaran dan latihan daya ingat. Dikte tersebut berupa
melodi, kord, dan ritme. Latihan pendengaran ini membutuhkan konsentrasi yang sungguh- sungguh agar kesan musik dapat dimengerti dan
bila dilakukan secara berulang- ulang dapat dijadikan dasar menuju tahap pelajaran membaca notasi.
kemampuan mendengar not (Ear Training) dibagi ke dalam tiga indikator kemampuan, yaitu:
kemampuan mendengar dan mengingat ritme/ irama, menuliskan sertamenyuarakan kembali,
kemampuan mendengar dan mengingatmelodi/ rangkaian nada, menuliskan serta menyuarakan
kembali, kemampuan mendengar dan mengingat kord/ keselarasan gabungan nada.
Sight Singing adalah latihan menyanyikan nada sesuai dengan melodi. Ada dua sistem yang dapat
digunakan dalam latihan ini, yaitu:
system fixed do dan system movable do . Kedua sistem tersebut dijabarkan sebagai berikut:

1. Sistem fixed do Adalah latihan nada-nada dinyanyikan dengan apa adanya,misalkan nada C akan tetap dibaca do meskipun dalam tangga nadayang berbeda-beda. Contoh lain, menyanyikan lagu dalam tangga nada F mayor (1 mol) maka nada F tidak dibaca do melainkan fa.

2. Sistem Movable do adalah do yang bisa
berubah-ubah, jadi nama do bisa terletak pada nada c, d, e, f, g, dan seterusnya sesuai nadadasar yang digunakan. kemampuan menyanyikan not atau sight singing dalam tiga indikator, yaitu :
Kemampuan menyanyikanmelodi atau rangkaian nada,
Kemampuan menyanyikan intervalnada,
Kemampuan menyanyikan tangganada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar